Wartawan di Manggarai Barat Babak Belur Dipukuli Warga

berbagi di:
img-20200531-wa0001

Korban, Petrus Aloysius Hermanto saat melapor ke Polres Manggarai Barat

 

 

 

 

Gerasimos Satria

Seorang wartawan media online www.indonesiasatu.co.id yang bertugas di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Petrus Aloysius Hermanto dipukul orang tidak dikenal, Sabtu (30/5) di Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Nusa Tenggara Timur.

Akibat kejadian itu, Petrus Hermanto mengalami luka pada bagian kepala dan lutut.

Petrus menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.45 Wita.  Ia berada di Kaper, Desa Golo Bilas untuk mengikuti acara keluarga. Pelaku tiba-tiba datang dan menendang dirinya hingga
masuk ke dalam got.

“Saya ditendang hingga masuk ke dalam got, setelah itu hidung saya masih dipukul lagi,” kata Petrus.

Dia mengaku sebelum memukul, pelaku menyebutkan wartawan yang sering menulis berita virus corona atau Covid- 19. Pelaku diduga bernama Ferdi, warga Kaper, Desa Golo Bilas.

Petrus mengaku dirinya tidak melakukan perlawanan saat pelaku melakukan tendangan dan pukulan ke arah badan dan kepala. Usai melakukan tindakan kekerasan, pelaku langsung menghilang.

“Saya minta polisi proses hukum pelaku. Perbuatan pelaku tentu mengancam tugas kami sebagai pekerja pers,” tutur Petrus.

Kapolres Mabar AKBP Handoyo Santoso mengaku Satuan Reserse dan Kriminal sudah mulai melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian akan melakukan pemanggilan terhadap pelapor dan sejumlah saksi lainnya.

“Korban sudah buat laporan Pol Ires dan kita tindak lanjuti laporan tersebut.  Sayasudah perintahkan Kasat Reskrim untuk segera tindak lanjut laporan korban,” tegas Santoso. (bev/ol)