Waspadai munculnya Klaster Keluarga, Tahan Diri dari Kerumunan

berbagi di:
foto-hal-01-jumpa-pers

 

Kadis Kesehatan NTT, dr Meserasi Ataupah, didampingi Kabiro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu dan Akademisi Undana drg. Dominikus Minggu Mere, saat memberi keterangan pers terkait peningkatan kasus Covid-19 di lobi kantor gubernur, Rabu (16/9). Foto:Stef Kosat/vn.

 

 

 

Stef Kosat

 

SELURUH masyarakat di Provinsi NTT diimbau untuk menahan diri dari kerumunan massa, senantiasa menggunakan masker, cuci tangan, serta menjaga imun tubuh anggota keluarga, guna meminimalisir potensi penularan lokal (transmisi lokal) dari dalam keluarga.

Awasan ini disampaikan Kadis Kesehatan NTT dr Meserasi Ataupah dalam jumpa pers, Rabu (16/9) kemarin. Dokter Meserasih didampingi Karo Humas Setda NTT Marius Ardu Jelamu, dan Jubir Covid-19 Undana, drg Dominikus Minggu Mere.

Menghadapi lonjakan kasus positif korona, kebijakan gubernur selaku Ketua Satgas Gugus Tugas, yaitu kembali meningkatkan koordinasi baik antara Pemprov dengan kabupaten/kota, serta antarkeluarga.

Ia meminta agar semua kegiatan yang mengumpulkan massa seperti pertandingan sepakbola, pilkada, atau pesta, diharapkan dihentikan. “Karena melihat data yang ada, cukup mengkhawatirkan,” ucapnya.

Khusus Kabupaten Ende, lonjakan kasus kebanyakan berasal dari pelaku perjalanan dari luar NTT (Bali). Sedangkan transmisi lokal masih cukup minim. “Tapi jangan sampai lengah. Tetap jaga jarak, tingkatkan imun tubuh dengan konsumsi makanan bergizi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan masker. “Masker melindungi kita dari sebaran virus melalui droplet. Dengan kata lain, maskermu melindungumu dan maskermu melindungiku,” ujar mantan Kadis Sosial ini.

Sedangkan Dominikus Minggu Mere mengatakan, kenaikan kasus positif di NTT kebanyakan berasal dari pelaku perjalanan dari luar ke NTT. Sehingga penanganannya akan dilakukan koordinasi dengan bidang pintu masuk, baik bandara maupun pelabuhan laut.

Karo Humas Marius Ardu Jelamu mengatakan Pemprov berharap masyarakat NTT harus mewaspadai penyebaran virus korona, menjaga kesehatan, dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam arahan presiden Jokowi dan Gubernur Viktor Laiskodat.

Jadi masyarakat seluruhnya baik yang ada di kota maupun desa sedapat mungkin mengontrol, mengawasi serta menjaga kesehatan keluarga dengan menggunakan masker. (mg-21/R-4/yan/ol)