Yos Rera Beka Ditegur Hakim dalam Persidangan Kasus Bagi-bagi Tanah Pemkot Kupang

berbagi di:
img-20201130-wa0026

 

 

Simon Selly

 

 
MAJELIS Hakim Dju Jhonson Mira Mangngi, menegur saksi, mantan Asisten I Setda kota Kupang Yos Rera Beka karena sebelum memberikan keterangannya dalam persidangan meminta maaf terlebih dahulu kepada terdakwa Jonas Salean dalam sidang lanjutan kasus bagi-bagi tanah Pemkot Kupang.
Keterangan saksi saat ditanyakan oleh hakim anggota Ibnu Kholik, terkait dengan jumlah ke 39 nama-nama penerima kavling tanah tersebut.

“Pak Jonas minta maaf sebelumnya,” ungkap saksi dalam persidangan

Hal tersebut langsung membuat majelis hakim Dju Jhonson Mira Mangngi menegur atas pernyataan saksi dalam persidangan.

“Pak Yos dalam persidangan tidak boleh lakukan hal itu dan tidak ada juga atasan dan bawahan di sini, dalam persidangan ini kita mencari fakta persidangan,” ungkap majelis hakim Jhonson.

Pada sidang kedua ini, jaksa penuntut umum kembali menghadirkan saksi keempat dari sidang kelima pada Senin (30/11) petang.

Sidang kelima atas terdakwa Jonas Salean dengan agenda pemeriksaan saksi keempat atas nama Yos Rera Beka, yang merupakan mantan asisten I Setda kota Kupang.

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim, Dju Jhonson Mira Mangngi, didampingi hakim anggota, Ari Prabowo dan Ibnu Kholiq, pada hari yang sama menghadirkan saksi Jefry Baitanu.

Selain itu pada kesempatan yang sama turut hadir juga terdakwa, Jonas Salean yang didampingi kuasa hukumnya, Yanto MP. Ekon, Benny Taopan, Jhon Rihi dan lainnya, sementara itu turut hadir juga dalam persidangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT. Herry C. Franklin, Hendrik Tiip dan Emerensiana Jehamat. (Yan/ol)